Mekanisme pengangkutan CO2-karbondioksida


Karbondioksida (CO2), merupakan hasil dari proses respirasi, di dalam pembuluh darah karbondioksida diangkut dapat dijumpai dalam 3 bentuk,
1. terlarut dalam plasma darah dalam bentuk ion bikarbonat (HCO3)
2. terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbominohemoglobin,
3. terikat pada sel darah merah dalam bentuk asam karbonat-(H2CO3).

begini prosesnya,

  1. CO2 yang larut dalam plasma darah sebagian besar berdifusi ke sel darah merah dan sebagian diangkut oleh hemoglobin.
  2. Kemudian setelah itu karbondioksida yang berdifusi ke sel darah merah berikatan dengan air yang ada di dalam sel darah merah. membentuk H2CO3 oleh karbonat anhidrase.
  3. Di dalam sel darah merah H2CO3 dipecah kembali menjadi ion hidrogen dan ion bikarbonat akibatnya Hb mengikat banyak H dari H2CO3 dan ion bikarbonat berdifusi ke plasma yang kemudian diangkut ke paru-paru.
  4. karena perbedaan konsentrasi CO2 di antara pembuluh darah dan paru-paru makan ion bikarbonat/HCO3 akan kembali diubah menjadi H2CO3 dengan ion Hidrogen yang sebelumnya terikat pada hemoglobin.
  5. asam karbonat diubah kembali menjadi CO2 dan air di dalam sel darah merah. selain itu CO2 yang terikat pada Hb juga dilepas kembali.
  6. CO2 kembali berdifusi ke sel/jaringan pada paru-paru pada waktu proses exhalasi.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s