Latihan Ruang lingkup biologi

Inilah latihan yang bisa kalian lakukan untuk mengukur kemampuan mengenai pembelajaran tentang ruanglingkup biologi

1. Ruang lingkup biologi meliputi organisme yang uniseluler yang artinya …………………………. dan multiseluler yang artinya …………………… . Selain itu Biologi juga mempelajari organisme yang mikroskopis yang artinya ………………………………… dan mikroskopis yang artinya ……………………………………………

2. Tingkatan biologi mulai dari yang terendah yaitu sel hingga individu. Urutan hirarki tersebut adalah adalah sel, ……………………………….., ………………………….., ……………………., dan individu

3. Selain itu individu juga hidup dalam lingkungan dimana terjadi interaksi antar faktor yang hidup dan tak hidup hubungan yang demikian dikenal dengan  istilah ………. . Dilain pihak suatu individu akan berkumpul dengan individu yang sejenis untuk melakukan proses sosial seperti komunikasi dan reproduksi, hubungan yang demikian disebut dengan …………….. . Ada juga istilah lain yang menyatakan hubungan berbagai macam individu dalam suatu area/wilayah tertentu. sebagai contoh ada burung, ular, padi, rumput, belalang, manusia, ikan di suatu sawah. Contoh yang demikian dikenal dengan istilah ……. .

4.  Selain itu saking luasnya ilmu biologi dalam biologi perlu dibagi-bagi dalam mempelajarinya menjadi kelompok yang lebih kecil dan mengususkan pada kajian tertentu saja. Telah kita ketahui di dalam biologi mempelajari mahkluk hidup. mahkluk hidup ada burung, reptil, jamur, serangga, ikan dsb.

Bidang biologi yang mengkhususkan mempelajari tentang :

  • burung disebut ……
  • ikan disebut …..
  • reptil disebut …..
  • organsime yang tidak kasat mata disebut …..
  • serangga disebut …..
  • Hewan disebut …..
  • tumbuhan disebut …..
  • bakteri disebut …..
  • jamur disebut …..
  • fungi disebut …..

Selain beberapa di atas ada lagi cakupan yang lebih umum yaitu :

  • anatomi yaitu  …..
  • morfologi yaitu  …..
  • fisiologi yaitu  …..

Di dalam fisiologi sendiri bisa berkaitan dengan :

  • Parasitologi yaitu …..
  • Patologi yaitu  …..

5. Untuk memecahkan permasalahan biologi tidak dilakukan dengan asla-asalan tetapi dengan menggunakan suatu metode ilmiah. Metode ilmiah adalah …………………………………………………………………………………………………….. yang mencakup tahapan :

  1. Perumusan masalah
  2. ………………..
  3. ………………..
  4. ………………..
  5. ………………..
  6. Menarik kesimpulan

Karena biologi adalah sebuah ilmu maka biologi harus memenuhi syarat yaitu

  1. Bermetode artinya …..
  2. Berobjek artinya …..
  3. Universal artinya …..
  4. Sistematis artinya …..

Karakter dari ilmu pengetahuan antara lain :

  1. universal artinya …..
  2. konsisten artinya …..
  3. objektif artinya …..

Demikianlah semua hal tentang ruang lingkup biologi yang setidaknya harus kalian pahami.

Sebagai bahan refleksi dari melengkapi bacaan di atas lakukan latihan berikut ini.

  1. Sel adalah …
  2. berbagai jaringan akan bersatu membentuk sebuah …….. untuk mendukung suatu sistem dalam tubuh organisme.
  3. jantung, pembuluh darah, sel darah dibutuhkan dalam melangsungkan sistem  ……………….. .
  4. cabang biologi yang mempelajari tentang gejala penyakit dan penyebabnya dipelajari dalam ….
  5. ikhtiologi adalah ….
  6. Karakter ilmu yang menyajikan data apa adanya deberikan istilah …. .
  7. Biologi ilmu yang universal artinya …. .
  8. hipotesis adalah ….. .
  9. ekosistem adalah ……………………………………………………………………………………………….. sedangkan komunitas adalah ……………………………………………………………………………………
  10. Untuk mempelajari organsime uniseluler diperlukan …………

Jangan lupa latihan yan glain

  1. Virus
  2. Monera | Arkaeobakteria dan Eubakteria
  3. Prostisa
  4. Fungi

 

 

World Science: Jamur

World Science: Jamur.

gambar jamur

Kita telah mengenal jamur dalam kehidupan sehari-hari meskipun tidak sebaik tumbuhan lainnya. Hal itu disebabkan karena jamur hanya tumbuh pada waktu tertentu, pada kondisi tertentu yang mendukung, dan lama hidupnya terbatas. Sebagai contoh, jamur banyak muncul pada musim hujan di kayu-kayu lapuk, serasah, maupun tumpukan jerami. namun, jamur ini segera mati setelah musim kemarau tiba. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia telah mampu membudidayakan jamur dalam medium buatan, misalnya jamur merang, jamur tiram, dan jamur kuping.
CIRI-CIRI UMUM JAMUR
Jamur merupakan kelompok organisme eukariotik yang membentuk dunia jamur atau regnum fungi. Jamur pada umumnya multiseluler (bersel banyak). Ciri-ciri jamur berbeda dengan organisme lainnya dalam hal cara makan, struktur tubuh, pertumbuhan, dan reproduksinya.
1. Struktur Tubuh
Struktur tubuh jamur tergantung pada jenisnya. Ada jamur yang satu sel, misalnyo khamir, ada pula jamur yang multiseluler membentuk tubuh buah besar yang ukurannya mencapai satu meter, contohnya jamur kayu. Tubuh jamur tersusun dari komponen dasar yang disebut hifa. Hifa membentuk jaringan yang disebut miselium. Miselium menyusun jalinan-jalinan semu menjadi tubuh buah.
Hifa adalah struktur menyerupai benang yang tersusun dari dinding berbentuk pipa. Dinding ini menyelubungi membran plasma dan sitoplasma hifa. Sitoplasmanya mengandung organel eukariotik. Kebanyakan hifa dibatasi oleh dinding melintang atau septa. Septa mempunyai pori besar yang cukup untuk dilewati ribosom, mitokondria, dan kadangkala inti sel yang mengalir dari sel ke sel. Akan tetapi, adapula hifa yang tidak bersepta atau hifa senositik. Struktur hifa senositik dihasilkan oleh pembelahan inti sel berkali-kali yang tidak diikuti dengan pembelahan sitoplasma. Hifa pada jamur yang bersifat parasit biasanya mengalami modifikasi menjadi haustoria yang merupakan organ penyerap makanan dari substrat; haustoria dapat menembus jaringan substrat.
2. Cara Makan dan Habitat Jamur
Semua jenis jamur bersifat heterotrof. Namun, berbeda dengan organisme lainnya, jamur tidak memangsa dan mencernakan makanan. Cara untuk memperoleh makanan, jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya, kemudian menyimpannya dalam bentuk glikogen. Oleh karena jamur merupakan konsumen maka jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya. Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya. Sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atau saprofit.
a.Parasit obligat
Merupakan sifat jamur yang hanya dapat hidup pada inangnya, sedangkan di luar inangnya tidak dapat hidup. Misalnya, Pneumonia carinii (khamir yang menginfeksi paru-paru penderita AIDS).
b. Parasit fakultatif
Adalah jamur yang bersifat parasit jika mendapatkan inang yang sesuai, tetapi bersifat saprofit jika tidak mendapatkan inang yang cocok.
c. Saprofit
Merupakan jamur pelapuk dan pengubah susunan zat organik yang mati. Jamur saprofit menyerap makanannya dari organisme yang telah mati seperti kayu tumbang dan buah jatuh. Sebagian besar jamur saprofit mengeluar-kan enzim hidrolase pada substrat makanan untuk mendekomposisi molekul kompleks menjadi molekul sederhana sehingga mudah diserap oleh hifa. Selain itu, hifa dapat juga langsung menyerap bahanbahan organik dalam bentuk sederhana yang dikeluarkan oleh inangnya.
Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken.
Jamur berhabitat pada bermacammacam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes.
3. Pertumbuhan dan Reproduksi
Reproduksi jamur dapat secara seksual (generatif) dan aseksual (vegetatif). Secara aseksual, jamur menghasilkan spora. Spora jamur berbeda-beda bentuk dan ukurannya dan biasanya uniseluler, tetapi adapula yang multiseluler. Apabila kondisi habitat sesuai, jamur memperbanyak diri dengan memproduksi sejumlah besar spora aseksual. Spora aseksual dapat terbawa air atau angin. Bila mendapatkan tempat yang cocok, maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi jamur dewasa.
Reproduksi secara seksual pada jamur melalui kontak gametangium dan konjugasi. Kontak gametangium mengakibatkan terjadinya singami, yaitu persatuan sel dari dua individu. Singami terjadi dalam dua tahap, tahap pertama adalah plasmogami (peleburan sitoplasma) dan tahap kedua adalah kariogami (peleburan inti). Setelah plasmogami terjadi, inti sel dari masing-masing induk bersatu tetapi tidak melebur dan membentuk dikarion. Pasangan inti dalam sel dikarion atau miselium akan membelah dalam waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun. Akhimya inti sel melebur membentuk sel diploid yang segera melakukan pembelahan meiosis.
4. Peranan Jamur
Peranan jamur dalam kehidupan manusia sangat banyak, baik peran yang merugikan maupun yang menguntungkan. Jamur yang menguntungkan meliputi berbagai jenis antara lain sebagai berikut :
a. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi.
b. Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan, yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom.
c. Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri keju, roti, dan bir.
d. Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik.
e. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer.

Di samping peranan yang menguntungkan, beberapa jamur juga mempunyai peranan yang merugikan, antara lain sebagai berikut :
a. Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit rebah semai.
b. Phythophthora inf’estan menyebabkan penyakit pada daun tanaman kentang.
c. Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air.
d. Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian.
e. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru-paru manusia.
f. Candida sp. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia.