Chordata


Berdasarkan penjelasan yang telah disebutkan pada posting sebelumnya melalui dasar klasifikasi dapat disebutkan bahwa chordata adalh filum dari kingdom animaliayang memiliki karakter secara umum:

  • memiliki jaringan,
  • simetri tubuh bilateral,
  • lapisan tubuh tripoblastik, dan
  • memiliki rongga sejati.

Lebih detailnya filum ini sebenarnya dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu yang memiliki tengkorak (cranial) sehingga disebut craniata dan tidak memiliki tengkorak (acraniata). Namun yang sering keluar di dalam soal ujian nasional seputar vertebrata maka yang akan saya bantu jelaskan adalah kelas vertebrata saja.

Kelas vertebrata dibagi menjadi 5 kelompok yaitu 7 kelas (4 kelas terpisah, dan 3 kelas tergabung dalam satu superkelas pisces).

  1. Superkelas : pisces (kelas agnatha/cyclostoma/ikan tidak bertulang rahang); Oesteoichtyest ;chondroichtyest).
  2. Kelas Amfibia
  3. Kelas Reptilia
  4. Kelas Aves
  5. Kelas Mamalia

1. Pada superkelas PISCES terdapat 3 kelas yaitu

  • kelas agnatha
  • kelas osteoichtyest
  • kelas chondhroischtyest

Pengelompokkan tersebut didasarkan pada keberadaan tulang rahang dan senyawa penyusun tulang. Untuk ikan yang tidak bertulang rahang akan dimasukkan ke dalam AGNATHA sedangkan yang bertulang rahang  masih dibagi lagi menjadi dua berdasarkan matrik penyusun tulannya. Untuk semua ikan yang matriksnya terbuat dari tulang keras(biasa disebut osteon) maka kelompok ini dipisahkan dalam kelas osteoichtyest sedangkan yang matriks tulangnya terbuat dari tulang rawan (atau biasa disebut chondrion) maka dipisahkan dalam kelompok yang disebut chondroichtyest.

Kalian tentunya semua sudah tahu yang namanya ikan bukan? sekedar mengingatkan lagi bahwa karakter ikan yang penting adalah:

  1. insang
  2. memiliki ruas tulang belakang
  3. peredaran darah tunggal dengan jumlah ruangan jantung hanya dua saja.
  4. dan tidak bisa mensintesis Asam amino aromatis.

Ciri khas morfologi yang mudah untuk membedakan antara chondroichtyest dan osteoichtyest selain matriks penyusun tulangnya adalah letak/posisi mulut. Posisi mulut pada ikan yang sering kita jumpai jika anda perhatikan pada bagian kepalanya ada 2 lokasi jika tidak di depan (ikan mas) pasti pada bagian bawah kepala (i.e : lele, hiu). Selain itu ada juga karakter lain yaitu punya penutup insang (opperculum) atau tidak. Pada kelas osteoichtyes memiliki tutup insang sedangkan pada kondroichtyest tidak punya tutup insang. Coba bandingkan antara ikan mas dan ikan lele. Perhatikan gambar berikut ini.carilah oppercullum-nya.

osteoichtyest dan chondroichtyest

Jadi kata kunci taksonomi dalam perbedaan superkelas pisces adalah :

  1. bertulang rahang atau tidak,
  2. letak mulut,
  3. ada penutup insang atau tidak dan,
  4. matriks penyusun tulang.

Oke bagian pisces yang penting-penting sudah selesai saya bahas jika info mengenai pisces lebih detail silahkan klik  di sini. Selanjutnya kelas selanjutnya dari vertebrata. Amphibia

Amfibia

saya kutip dari wikipedia bahwa

“Amfibia umumnya umumnya didefinisikan sebagai

  • hewan bertulang belakang (vertebrata) yang hidup di dua alam; yakni di air dan di daratan.
  • mengalami metamorfosis, Amfibia bertelur di air, atau menyimpan telurnya di tempat yang lembap dan basah. Ketika menetas, larvanya yang dinamai berudu hidup di air atau tempat basah tersebut dan bernapas dengan insang. Setelah beberapa lama, berudu kemudian berubah bentuk (bermetamorfosa) menjadi hewan dewasa, yang umumnya hidup di daratan atau di tempat-tempat yang lebih kering dan bernapas dengan paru-paru.”

Karakter kunci untuk kelas ini adalah kaki, pernfasan kutaneus, paru-paru, dan pembagian paru-paru yang tidak sempurna. kelas Amphibia dibagi menjadi 3 ordo yaitu

  1. Ordo Anura–>lihat gambar
  2. Ordo caudata —>lihat gambar
  3. Ordo Apoda ( Gymnophiona) –>lihat gambar

perhatikan gambar berikut ini.

gambar 3 wakil ordo amphibian: katak, salamander, caecilian

Pada ordo anura dan caudata kaki ada empat namun pada ordo Apoda tidak punya kaki. perbedaan antara anura dan caudata adalah fungsi kaki belakangnya pada anura berfungsi untuk melompat, tidak pada caudata.  Perbedaan juga antara bentuk tubuh yang kompak dan lansing memanjang.

ketiganya memiliki ciri yang sama yaitu :

  • tubuh diselubungi kulit yang berlendir.
  • merupakan hewan berdarah dingin (poikiloterm).
  • mempunyai jantung yang terdiri dari tiga ruangan dan tidak sempurna yaitu dua serambi dan satu bilik.
  • matanya mempunyai selaput tambahan yang disebut membrana niktitans yang sangat berfungsi pada saat menyelam.
  • pernapasan pada saat masih kecebong berupa insang, setelah dewasa alat pernapasannya berupa paru-paru dan kulit dan hidungnya mempunyai katup yang mencegah air masuk ke dalam rongga mulut ketika menyelam
  • berkembang biak dengan cara melepaskan telurnya dan dibuahi oleh yang jantan di luar tubuh induknya (pembuahan eksternal).

oke pembahasan tentang amphibian sudah selesai. tinggal reptil burung dan mamalia. kita lanjut ke reptil dulu.

REPTIL

Konsep penting kelas reptil adalah:

1. telur amniotik——–> amfibi tidak pernah sukses hidup di darat karena terlurnya harus diletakkan di air untuk emncegah kekringan. berbeda dengan kelas ini yang sudah memiliki lapisan amnion sebagai lapisan yang penuh dengan cairan

2. kulit kering ——> amfibi memiliki kulit yang lembab dan harus tinggal di tempat yang lembab untuk mecegah kekeringan.  kulit pada reptil benar-benar kering dan kulit kedap air. lapisan sisik yang terbuat dari keratin berfungsi menyelubungi seluruh tubuh kecuali mata agar mencegah kehilangan air dari dalam tubuh.,

3. Pernafasan dada ——> bernafas dengan cara menindih tenggorokan untuk memompa udara ke paru-paru.

Ciri-ciri yang lain adalah:

  • peredaran darah ganda dengan 3 ruangan jantung yang sempurna,
  • sebagian besar bersifat poikiloterm (suhu tubuh fluktuatif),
  • ovipar dan ovovivipar fertilisasi internal.
  • jantung sempurna dengan 4 ruangan + sekat sempurna.

Ordo reptil dibagi menjadi 4 yaitu:

  • Ordo Crocodilia : kulit tebal (buaya, garhial, caiman, dan alligator): 23 spesies.
  • Ordo Rhyncochepalia : kepala paruh;  (tuantara): 2 spesies.
  • Ordo Squamata : bersisik halus, (kadal, ular dan amphisbaenia(“worm-lizards”)):  7.900 spesies.
    • subkelas Lasertilia (kadal)
    • subkelas Ophidia (ular)
  • Ordo chelonia: kulit terbagi atas plastron dan karapaks :(kura-kura, penyu, dan terrapin): 300 spesies.

perhatikan gambar berikut:

perwakilan tiap ordo reptil

info tambhan dapt diperolrh di kelompok studi herpetologi universitas gadjah mada ini linknya. klik di sini.

AVES

oke masih kuat?

Kalau begitu mari kita lanjutkan ke kelompok mahkluk hidup yang bisa terbang, aves. Kelompok ini karakter utama morfologi yang mudah diamati adalah:

  • seluruh tubuh ditumbuhi dengan bulu,
  • memiliki sayap dan paruh,
  • bertelur.

karakter anatominya :

  • jantung terdiri dari 4 ruangan yang sempurna.
  • bernafas dengan paru-paru dan dengan bantuan pundi udara.
  • pencernaan sempurna.
  • Ekskresi, reproduksi dengan kloaka.

Secara fisiologi :

  • perdaran darah ganda,
  • reproduksi dengan bertelur pembuahan internal.

Menurut Taksonominya burung dikelompokkan menjadi dua kelompok fungsional nontakson0mi, yaitu kelompok burung yang bisa terbang dan tidak bisa terbang. kelompok burung bisa terbang disebut carinates sedangkan yang tidak bisa terbang disebut kelompok ratites contoh ostrich, kiwi, emu.

Dalam taksonomi yang baku aves dibagi menajdi 2 kelompok berdasarkan tipenya, yaitu tipe purba atau modern. Untuk tipe purba sudah punah meliputi archaeopteryx yang merupakan hewan kebanggan para evolusionis. Yang ada saat ini hanyalah burung tipe modern atau Neornithes.

Taksonomi aves menggunakan Taksonomi Sibley-Ahlquist  yaitu taksonomi burung yang diusulkan oleh Charles Sibley dan Jon Edward Ahlquist. tataksonomi ini didasarkan pada DNA-DNA hibridisasi studi dilakukan pada akhir tahun 1970 dan sepanjang tahun 1980. berdasarkan hal tersebut didapatlah hubungan seperti  pada cladogram berikut ini.

Neoaves_Alternative_Cladogram.png

Neoaves_Alternative_Cladogram.png

tujuan dari diagram di atas adalah untuk untuk mempelajari hubungan taksonomi tradisional dan Taksonomi Sibley-Ahlquist.

mari kita lanjut ke kelompok terakhir mamalia.

Mamalia

Jika ingin melihat taksonomi mamalia secara utuh silahkan klikpada situs ini —> http://www.factophile.com 

perhatikan gambar berikut ini:

quagga

quagga

Hewan di atas adalah Quagga. Dia berambut, memproduksi susu, hewan berdarah panas. Quagga adalah simbolis dari kontinuitas antara yang hidup dan yang punah – Dia asli daerah gurun dari benua Afrika sampai akhirnya punah pada tahun  1880. Terkait dengan kuda dan zebra, warnanya coklat kekuningan dengan garis-garis hanya di kepala, leher. Quagga adalah (atau) mamalia berplasenta sehingga disebut Eutheria oleh para ilmuwan.

Eutheria adalah salah satu dari tiga kelompok besar mamalia hidup. Marsupial, atau Metatheria, adalah contoh lain kelas mamalia. Kelompok ini mencakup semua hewan berkantung, seperti oppossums, kanguru, dan  Tasmania Devil. Kelompok ketiga, Monotremata, jauh lebih beragam dan kurang dikenal. Mereka berdarah panas, memiliki rambut, dan menghasilkan susu seperti mamalia lainnya, tetapi mereka bertelur dan tidak melahirkan hidup seperti marsupial dan eutheria.  Secara filogenetik, yang disebut Mamalia adalah semua turunan dari nenek moyang monotremata (seperti echidna) dan mamalia therian (berplasenta-eutherian dan berkantung atau marsupial).

echidna

                                                                                                                       Echidna

infrakelas Eutheria.

Eutheria adalah kelompok yang agak beragam, dengan hampir 4000 spesies ditemukan dan meliputi17 ordo, sebagian besar tikus dan kelelawar. Eutheria memiliki bentuk yang beragam seperti ikan paus, gajah, Tikus, dan armadillo. Diantara Mereka juga organisme yang paling akrab bagi kita, menjadi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, serta dalam bidang pertanian dan peternakan, seperti domba, sapi, dan kuda.

berikut ini beberapa ordonya

  • Rodentia, –>  karakternya: gigi seri seperti pahat –> contoh : tikus
  • Chiroptera, –> mamalia terbang, nocturna dengan sonar navigasi–> contoh: Megachliroptera Sp (kelelawar)
  • Insectivora,–> mammalia penggali, hidup dominan di bawah tanah–> contoh: Crocidura mutina (tikus cerurut)
  • Carnivora,–> gigi beradaptasi sehingga berfungsi mencabik –> contoh: Canis familiaris (anjing)
  • Primata –> pemanjat pohot, pandangan binocular, ibu jari yang salaing berlawanan –>manusia, gorilla, kera.
  • Artiodactytia,–>mammalia berkuku dengan dua atau empat jari-jari kaki, herbivor contoh: Camerus dromedaricus (unta), rusa, jerapah, babi.
  • Cataceae,–> mammalia laut, tidak berambut kecuali pada moncongdengan dua atau empat jari-jari kakicontoh: Balaenoptera musculus (ikan paus), lumba-lumba.
  • Lagomorfa –> mirip hewan pengerat dengan 4 gigi seri dan suka melompat –> kelinci dan pika.
  • Pinnipedia –> karnivora laut –> makanannya ikan lengan dimodifikasi untuk berenag –> ct: anjing laut, walrus, seals
  • Edentata –> tak bergigi,pemakan serangga –> trenggiling
  • Perissodactyla –> mammalia berkuku dengan satu atau 3 jari –>contoh: tapirus indicus (tapir), kuda, zebra dan badak.
  • Proboscidea –> memiliki proboscis/gading–>contoh: Elephans indicus (gajah)
  • Sirenia –> contoh: Duyon dugong (ikan duyung).

Semua mammalia berplasenta yang hidup,  sebelum kelahiran dipelihara di dalam rahim ibu melalui organ embrionik khusus yang melekat pada dinding rahim, yaitu plasenta. Plasenta berasal dari membran yang sama dengan membran yang mengelilingi embrio dalam amnion telur reptil, burung, dan monotreme. Istilah “mamalia  berplasenta”  sedikit  keliru karena marsupial juga memiliki plasenta. Perbedaannya adalah bahwa plasenta dari marsupial sangat singkat dan tidak memberikan kontribusi yang banyak untuk menyediakan makanan bgagi janin seperti dalam eutherians.

2. Ordo Marsupial

Marsupial adalah kelompok mamalia yang umumnya dianggap sebagai mamalia berkantung. Mereka memberikan kelahiran hidup, tetapi mereka tidak memiliki waktu kehamilan panjang seperti eutheria. Sebaliknya, mereka melahirkan sangat awal sehingga binatang muda (pada dasarnya merupakan embrioyang tak  berdaya), merayap dari lubang kelahiran menuju ke puting susu. Disana dia meraih dengan mulutnya dan terus berkembang selama beberapa minggu atau bulan tergantung pada spesiesnya. Waktu kehamilan mereka pendek dikarena memiliki tipe plasenta yolk-sack . Eutheria memelihara perkembangan embrio menggunakan pasokan darah ibu hingga bayi, sehingga mereka lebih lama waktu kehamilannya.

Seperti mamalia lain, marsupial ditutupi dengan rambut. Ibu menyusui anaknya – kanguru menyusui anaknya bahkan hingga seukuranan ibunya.

3. Ordo Monotremata

Hanya ada lima spesies monotreme yang hidup : platypus yang memiliki paruh bebek dan empat spesies Echidna. Semuanya hanya ditemukan di Australia dan New Guinea. Monotremata bukanlah kelompok yang keragamannya tinggi saat ini, karena belum banyak ditemukan informasi fosil sampai s aat ini.

Dalam beberapa hal, monotremes adalah mamalia primitif, seperti reptil dan burung, mereka bertelur dan tidak melahirkan. Monotremes memiliki moncong atau paruh, dan monotremata dewasa modern tidak memiliki gigi. Seperti mamalia lain, bagaimanapun, monotremata mereka menghasilkan susu untuk memberi makan monotremata muda, dan memiliki rambut.

Jadi secaraumum mamalia adalah kelas hewan vertebrata yang terutama dicirikan oleh:

  • adanya kelenjar susu, pada betina menghasilkan susu sebagai sumber makanan anaknya;
  • adanya rambut;
  • dan tubuh yang endoterm atau “berdarah panas”.
  • Otak mengatur sistem peredaran darah, termasuk jantung yang beruang empat.

blog ini tentang

  1. Porifera
  2. Coelenterata
  3. Platyhelminthes
  4. Nemathelminthes
  5. Annelida
  6. Molusca
  7. Arthropoda
  8. Echinodermata
  9. Chordata

4 thoughts on “Chordata

  1. Ping-balik: Platyhelminthes « konsepbiologi

  2. Ping-balik: Echinodermata « konsepbiologi

  3. Ping-balik: Coelenterata « konsepbiologi

  4. Ping-balik: Animalia « konsepbiologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s