Cara mengerti dan menghafal berbagai macam hormon beserta fungsinya.


Untuk bisa hafal anda bisa memulainya dengan mengerti dahulu suatu letak hormon dan kemudian cari hormon antagonisnya(jika ada) barulah kaitkan dengan penyakitnya. Atau dimulai dari hafalkan satu jenis kelenjar yang paling mudah, kemudian hafalkan fisiologisnya baru kemudian baru cari hormon/kelenjar antagonisnya..

Contoh!

Menurut saya pribadi yang pertama yang paling mudah dimengerti adalah kelenjar pankreas. Kelenjar ini tentunya sudah Anda pelajari pada waktu mempelajari sistem pencernaan selain itu penyakit karena tidak normalnya fisiologis kelenjar ini akrab dengan kehidupan kita, yaitu DM atau diabetes mellitus.

1. Kelenjar pankreas

terletak di sekitar usus halus, karena kelenjar ini menghasilkan enzim yang akan dicurahkan dalam usus halus untuk menyederhanakan molekul makanan berupa lipid, protein dan gula. (PLTA=pankreas Lipid-Tripsinogen-Amilum). Penyakit yang berkaitan dengan kelnjar ini adalah diabetes melitus, yaitu suatu keadaan dimana dijumpai gula dalam urine. Adanya gula dalam urin disebabkan karena pankreas tidak mampu menyintesis insulin dalam jumlah yang cukup. Hal ini dikarenakan fungsi pankreas adalah menghasilkan hormon yang mampu menurunkan kadar gula dalam darah dengan cara mengubah gula darah tersebut menjadi glikogen.

Jadi proses berpikirnya untuk memahami fungsi hormon insulin adalah .
Insulin–>diabetes mellitus–>ada gula di urin–>karena gula darah tidak diubah jadi glikogen.

Hormon lawan dari fungsi insulin adalah hormon yang mampu memecah glikogen jadi gula darah. Dalam hal ini yang diamksud adalah hormn glukagon. Jadi hormon insulin dilawankan dengan glukagon.

2. Kelenjar suprarenalis atau adrenal.

Jika dilihat dari namanya supra artinya atas, renal artinya ginjal jadi dia terletak di atas ginjal. Hormon ini dekat dengan kalian ketika bercanda, atau film-film di televisi. contoh kutipan seperti ini “wah kalo begini adrenalin gua jadi naek nich!” sebenarnya yang terjadi ketika kalian berkata seperti itu memang benar, karena aktivitas kalian pada saat itu sedang tegang. Tegang itu disebabkan karena adrenalain. Konsisi tegang biasanya denyut jantung meningkat, tekanan darah meningkat, dan kondisi tubuh secara umum jadi waspada termasuk otot yang tegang, dan pupil mata.

hormon adrenalin adalah hormon stress jika terlalu lama hormon ini diekskresikan akan menimbulkan kelelahan. Lelah karena metabolisme tubuh kita meningkat untuk kondisi waspada tersebut artinya proses respirasi akan berjalan cepat. Proses respirasi agar dapat terjadi membutuhkan oksigen dan glukosa.

Jadi fungsi dari hormon adrenalin adalah meningkatkan laju metabolisme dengan menyediakan glukosa untuk menyediakan energi terhadap kondisi waspada, oleh karena itu membutuhkan oksigen yang banyak sehingga tubuh harus meningkatkan kecepatan pernafasan dan aliran darah.

3. Hormon kelamin

Begini cara memahaminya. Hormon kelamin ada dua, yaitu pada pria dan pada wanita. kita bicarakan satu persatu, namun baik pada keduanya ada hormon yang sama yaitu FSH dan LH.

kita mulai dulu dari FSH. FSH kependekan dari Folicle Stimulating Hormon dari kalimat tersebut jika diterjemahkan berarti hormon yang merangsang folikel. Apakah anda tahu folikel itu apa jika belum tahu baca dahulu konsep folikel pada postingan sistem reproduksi. Kembali ke permasalahan jadi FSH jika objek pembicaraan kita adalah :

  • Wanita :
    • maka FSH akan mempengaruhi perkembangan folikel hingga ovum matang. ketika matang berarti ovum siap dikeluarkan dari folikel. Jadi tugas FSH karena ovum itu berada di dalam folikel dan folikel akan terus aktif dibawah FSH, maka ovum akan menjadi matang kondisi folikel diberi istilah folikel de graaf. Dengan gaya bahasa yang berbeda FSH dapat dikatakan merangsang pembentukkan folikel de graaf atau pematangan ovum.
  • Pria :
    • FSH (perhatikan huruf ‘s’ saya cetak tebal) akan berfungsi mempengaruhi sertoli (huruf ‘s’ pada sel sertoli juga saya cetak tebal. dari sini Anda harus hafal 100% fungsi sel sertoli yaitu menyediakan nutrien bagi sel-sel sperma pada tubulus siminferus untuk mendukung proses spermatogenesis.

Selanjutnya LH kependekan dari Luteinizing Hormon. Jika objek pembicaraannya adalah :

  • wanita
    • maka perhatikan kata luteinizing mirip dengan korpus luteum, jadi fungsinya tidak jauh-jauh dari itu. jelas ini berkaitan dengan proses ovulasi. Proses ovulasi pada prinsipnya adalah pembebasan ovum dari folikel de graaf yang kemudian folikel yang telah ditinggalkan oleh ovum itu diberi nama korpus luteum. Jadi sederhananya LH berfungsi untuk merangsang pembentukann korpus luteum. Dengan bahasa yang berbeda maka LH berfungsi merangsang keluarnya ovum dari folikel sehingga terbentuk korpus luteum.
    • Dari sini Anda sekaligus harus tahu apa fungsi dari korpus luteum. Korpus luteum berfungsi sebagai penghasil estrogen dan progesteron yang akan merangsang rahim untuk persiapan pembuahan oleh sperma terhadap ovum. Seperti aktivitas penebalan dinding rahim dan peningkatan jumlah pembuluh darah di sekitar rahim.
  • Pria :
    • LH ( (perhatikan huruf ‘L’ saya cetak tebal)karena berkaitan dengan sel Leydig ( (perhatikan huruf ‘L’ saya cetak tebal. Funsi sel leydig adalah menghasilkan Testosteron. jadi fungsi LH adalah merangsang pembentukan testosteron(hormon khusus pria) oleh sel Leydig

oke dengan demikian kita tinggal perlu mempelajari hormon tiroid dan paratiroid.

4. kelenjar Tiroid

1. Kelenjar ini terletak di leher ,nama kelenjar dan hormonnya sama. Fungsinya berkaitan dengan penyakit hipotiroidisme. Perlu diketahui jika seseorang bayi mengalami hipotiroidisme maka bayi tersebut kecerdasannya, pertumbuhan (tulang dan gigi merupakan akumulasi garam kalsium) dan perkembangannya akan terhambat seperti kutipan berikut ini yang ditulis oleh Dr. dr. Suhartono, M.Kes (artikel dapat dibaca di link ini)

“…… Padahal hormon tiroid sangat diperlukan dalam mempertahankan tingkat metabolisme di berbagai jaringan agar tetap optimal dan sangat diperlukan dalam proses pertumbuhan badan , perkembangan otak ( kecerdasan ) perkembangan system saraf, dan perkembangan system jaringan gigi serta tulang ….”

Tanda gangguan ini adalah terjadi pembengkakkan kelenjar tiroid karena bekerja terlalu keras untuk menghasilkan Iodium. Iodium adalah bahan dasar pembentuk hormon tiorid. Jadi dengan kata lain kekurangan asupan Iodium bisa menyebabkan penyakit yang kita kenal dengan penyakit gondok yang merupakan pembengkakan kelenjar tiroid.

Kelenjar tiroid memiliki kelenjar antagonis yaitu kelenjar paratiorid yang menghasilkan parathormon. Kedua hormon ini bertanggung jawab terhadap metabolisme kalasium, jika pada tiroid fungsinya berkaitan dengan dengan pembentukan tulang, maka parathormon berfungsi untuk perombakan tulang. Pada intinya keduanya untuk mekanisme pengaturan konsentrasi kalsium pada plasma. kalo kelebihan yang tiroid yang kerja, kalo keurangan ya paratiroid yang bekerja supaya konsentrasi kalsium plasma darah tetap dalam kisaran optimal (homeostasis).

nampakya itu saja hormon-hormon yang penting untuk dibahas dan agak susah dimengerti oleh siswa yang baru belajar. Jika ada permintaan untuk dibahas hormon yang lain silahkan tinggalkan pesan Anda pada kolom konentar yang telah disediakan.

terima kasih sudah berkunjung

Admin konsepbiologi.wordpress.com

Sf. Eko yulianto, S. Si.

3 thoughts on “Cara mengerti dan menghafal berbagai macam hormon beserta fungsinya.

    • Pertama saya ingin mengomentari pertanyaan Anda. Konsep yang harus diperbaiki dalam hal ini adalah, Anda harus bisa membedakan yang mana istilah kelenjar dan yang mana istilah hormon.

      pertanyaan Anda adalah kelenjar tiroksin. tiroksin bukanlah kelenjar, melainkan istilah hormon yang dihasilkan oleh tiroid. yang jadi pertanyaan saya apakah fokus pertanyaan Anda pada fungsi kelenjar tiroid ataukah fungsi hormon tiroksin.

      jika yang dimaksud adalah hormon tiroksin maka point pentingnya saja fungsinya adalah menurunkan konsentrasi kalsium darah, dengan kata lain mengatur kadar kalsium darah. Kemudian juga meningkatkan laju metabolisme sel.

      terima kasih sudah bertanya?;, GBU

  1. Ping-balik: Sistem hormon – Endokrinologi | Konsep Biologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s