Persilangan dihibrid


Konsep yang perlu dikuasai dwngan baik pada persilangan dihibrid adalah persilangan yang melibatkan dua macam alel yang mempengaruhi fenotip berbeda. Persilangan ini lebih rumit dibandingkan dengan persilangan monohibrid namun dengan membaca posting kali ini kerumitan itu saya jamin akan segera hilang. Oke kita mulai, are you ready?

Baiklah saya akan mulai dengan menggunakan contoh tak konkret namun menggunakan konsepn yang benar dan dapat anda gunakan sewaktu mengerjakan ulangan. Karena saya guru yang suka baca komik naruto, maka saya akan menggunakan komik tersebut sebagai media penjelasannya.

Sebelum membaca penjelasan ini Anda harus pahami dulu konsep persilangan monohibrid dengan sangat baik.

Sasuke memiliki mata sharingan dengan warna rambut hitam sedangkan sakura memiliki mata normal dengan warna rambut merah muda. Lihat gambar berikut.

image

Sasuke uchiha

image

Sakura hiruno

Dari keterangan di atas ada dua hal yang dibicarakan yaitu alel tipe mata dan alel warna rambut. Nah permasalahannya bagaimana tipe mata dan warna rambut pada keturunannnya. Jelas kemungkinan anak mereka ada yang memiliki;
1. mata sharingan dengan warna rambut hitam atau
2. Mata sharingan dengan waena rambut merah muda atau
3. Mata normal dengan warna rambut  hitam atau bisa saja,
4. Mata normal denagan warna rambut merah muda.

Tetapi berapa besarkah persentase/kemungkinannya masing tersebut. Untuk memprediksi kemungkinan anaknya dapat kita lakukan dengan hukum mendel I dan II. Saya sebut ini jurus hukum Mendel no jutsu.

Misalkan

1. Tipe Sharingan bersifat dominan dibandingkan tipe mata normal dan akan saya beri simbol ‘S’ maka alel lawannya ‘s’ adalah simbol untuk mata normal dan sifatnya resesif.
2. Warna rambut merah muda lebih dominan daripada warna hitam dan kemudian saya beri simbol alelnya ‘P’ (P dari kata Pink) maka alel lawannya adalah ‘p’ membawa karakter resesif warna hitam.

Jadi:
1. Karena sasuke matanya sharingan dan hitam maka susunan alel pada Genotip sasuke akan saya buat jadi SSpp.
2. Karena sakura mata normal rambutnya merah muda akan saya beri susunan alel pada genotipnya akan saya buat jadi ssPP.

Oke permisalan sudah selesai, perhatikan baik-baik susunan genotip induknya. Maka akan terjadi persilangan genotip SSpp >< ssPP.
Pada genotip SSpp milik sasuke akan terbentuk gamet 1 macam kombinasi yaitu Sp saja. Sama halnya dengan genotip ssPP milik sakura yaitu hanya ada gamet sP. Jadi ketika Sp sasuke dan sP sakura bertemu maka terbentuk individu dengan genotip SsPp. Berdasarkan genotip tersebut maka keturunan pertama generasi mereka pasti anak2nya bermata sharingan dan rambutnya berwarna merah muda.

Kasus berikutnya bagaimana jika ternyata anaknya sasuke dan sakura yang laki-laki kita misalkan saja namanya sasura (yang genotipnya SsPp itu) ketemu dengan  wanita yang memiliki karakter mata dan rambut yang sama dengan sasura kemudian mereka menikah. Barapa besar peluang anak2nya akan memiliki karakter mata dan ra,but yang sama seperti kakeknya(sasuke)?

Berikut ini pembahsannya.

1. Akan terjadi persilangan genotip sasura dengan pasangannya
SpSp >< SsPp

2. Pada organ kelamin mereka masing-masing akan ada kombinasi gamet sebanyak 4 macam yaitu SP, Sp, sP, sp.
Maka Sasura memiliki gamet SP, Sp, sP, sp dan Pasangannya memiliki gamet SP, Sp, sP, sp

3. Setiap macam gamet dari sasura kemungkinan bisa bertemu dengan setiap macam gamet dari pasangannya.
a.gamet SP sasura bisa bertemu dengan gamet SP, Sp, sP, sp pasangannya. Maka bisa terbentuk genotip dari 4 kemungkinan berikut ini SSPP, atau SSPp, atau SsPP, atau SsPp
b. gamet Sp sasura bisa bertemu dengan gamet SP, Sp, sP, sp pasangannya. Maka bisa terbentuk genotip dari 4 kemungkinan berikut ini SSPp, atau SSpp, atau SsPp, atau Sspp.
c. gamet sP sasura bisa bertemu dengan gamet SP, Sp, sP, sp pasangannya. Maka bisa terbentuk genotip dari 4 kemungkinan berikut ini SsPP, atau SsPp, atau ssPp, atau ssPp.
d. gamet sp sasura bisa bertemu dengan gamet SP, Sp, sP, sp pasangannya. Maka bisa terbentuk genotip dari 4 kemungkinan berikut ini SsPp, atau Sspp, atau ssPp, atau sspp

Jadi akan ada banyak kemungkinan genotip terbentuk. Kemudian kita kelompokkan genotip yang menghasilkan fenotip yang sama yaitu
1. Tipe mata sharingan rambut merah muda yaitu yang genotipnya SSPP, SSPp, SsPP, SsPp = 9 kemungkinan
2. Tipe mata sharingan rambut hitam yaitu yang genotipnya SSpp, Sspp = 3 kemungkinan
3. Tipe mata normal rambut merah muda yaitu yang genotipnya ssPP, ssPp = ada 3 kemungkinan
4. Tipe mata normal rambit hitam yaitu yang genotipnya sspp = ada 1 kemungkinan.

Jadi perbandingan fenotip antara
sharingan-merah muda: sharingan-hitam: normal-merah muda: normal hitam adalah 9:3:3:1 (Total perbandinfan adalah 9+3+3+1=16)

Jadi kemungkinan anakanya sasura yang mirip kakeknya yang bermata sharingan dan berwarna rambut merah adalah 3 kemungkinan diantara 16 kemungkinan yang ada jadi persentasenya adalah (3/16)x100%=18.75%

Begitulah persilangan dihibrid dijelaskan. Jika ada yang belum jelas silahkan kirimkan pertanyaan anda pada kolom komentar yang telah disediakan. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. God bless us🙂

Kembali ke persilangan monohibrid

22 thoughts on “Persilangan dihibrid

  1. Ping-balik: Persilangan dihibrid | Konsep Biologi

  2. Jika seorang berambut keriting berhidung pesek dg seorang berambut lurus berhidung mancung.bila seorang berambut lurus berhidung mancung itu dominan maka: A.sebutkan fenotip dan genotip F1nya. B.perbandingan fenotip dan genotip F2nya.

    • ini adalah contoh persilangan dihibrid

      fenotip :keriting berhidung pesek >< LlMm
      maka akan dihasilkan perbandingan yang sesuai dengan hukum Mendel yaitu 9:3:3:1 dengan 9 proporsi pada bagian dengan dua macam gen karakter dominan, 3 proporsi hanya untuk satu macam gen dominan, dan 1 proporsi untuk homozigot resesif.

      terima kasih. saya tidak jawab lebih detail karena sudah dijelaskan tahapan di bagian tulisan di atas, agar Anda tidak semata-mata mencari jawaban semata tetapi, Anda melalui proses mencari ilmu pengetahuan.

      terima kasih.

  3. wah permisalan yang sangat kreatif sekali yah, sampe ketawa-ketawa sendiri jadinya,..
    boleh nanya ya,..
    kenapa perbandingan fenotipnya bergantung pada sifat dominasi dari setiap pasangan alel?
    makasi sebelumnya..
    *sasura? aih,pasti lucu sekali itu bocah,..

    • Jika parentalnya sebagai berikut

      P1 :BbTt x Bbtt Gamet:,,,,? F1 :,,,,? F2 :,,,,?

      pertama-tama tentukan gamet parentalnya terlebih dahulu sesuai hukum Mendel I
      Induk dengan genotip BbTt memiliki 4 macam gamet yaitu BT, Bt, bT, dan bt
      sedangkan induk dengan Bbtt memiliki 2 macam gamet yaitu Bt dan bt

      kedua silangkan gamet tersebut sesuai hukum Mendell II, dengan menggunakan tabel persilangan.
      hasilnya adalah

      BBTt, BBtt, BbTt, Bbtt // BbTt, Bbtt, bbTt, bbtt.(ini jawaban genotipnya)

      untuk F2nya yang disilangkan tidak bisa dijawab karena Anda tidak menentukan genotip parental yang akan disilangkan.

  4. Ping-balik: Persilangan Monohibrid | Hukum Mendel | Konsep Biologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s